Korban Foto Bugil Selain Mahasiswi Binus episode(2)


(istimewa)

Jakarta – Beredarnya foto bugil mahasiswi Universitas Bina Nusantara Dewi Sartika di situs jejaring sosial menghebohkan masyarakat. Ternyata bukan hanya Dewi yang menjadi korbannya.

Bagian kedua:

Cerita lainnya terjadi pada peristiwa yang menggegerkan masyarakat Temanggung pada Februari 2005 lalu. Kala itu, Junaidi (29) yang bekerja sebagai montir sepeda motor ditangkap polisi. lihat selanjuuuuuuuuuuutnya

Penangkapan itu berkaitan dengan pengakuan Im dan Lia (15) bahwa keduanya sudah sekitar dua tahun dijadikan budak nafsu Junaidi.

Sebelum dipaksa berhubungan seks, mereka dipotret dalam keadaan telanjang dalam berbagai pose. Junaidi mengancam akan membunuh mereka bila mengadukan masalah ini pada siapa pun.

Lama kelamaan Im tak tahan. Ia pun lapor pada orang tuanya. Setelah Im mengaku, belakangan Lia yang juga masih kerabat dekat, berani menceritakan perbuatan Junaidi.

Berita tentang Im itulah yang kemudian dimuat Tabloid Kriminal. Yang mengagetkan, awal Maret lalu dalam edisi No. 289/Tahun IV/24 Februari ­ 2 Maret 2005, sampul depan tabloid itu memuat dua foto Im dengan keadaan berdiri tanpa busana selembar pun.

Hanya alat vital, buah dada, dan mata Im yang diblok warna hitam. Selebihnya lekuk tubuh remaja bertubuh bongsor itu tampak jelas.

Halaman lain tabloid itu juga memajang dua foto bugil Im dalam posisi tidur terlentang. Hanya bagian vital yang diblok hitam. Kabar Tabloid Kriminal yang memuat kasus Im lengkap dengan foto syurnya itu diketahui ayah Im, Chamidun, dari seorang rekannya.

Chamidun langsung menduga, foto itu adalah hasil jepretan Junaidi yang dijadikan barang bukti. Itu sebabnya, Chamidun langsung bergegas ke Polres Temanggung.

Ia ingin menanyakan bagaimana foto-foto barang bukti itu sampai jatuh ke tangan wartawan. Anggota polisi namun menyangkal memberikan pada wartawan. Katanya, foto itu datang dari Polsek Ngadirejo dalam keadaan disegel bersama berkasnya. [inilah]

%d blogger menyukai ini: