Kisah Masa Kecil Mama Lauren


Mama Lauren terkenal dengan ramalannya. Tetapi tahukah, kisah hidup Mama Lauren di masa kecilnya tak seindah yang diduga selama ini. Kisah hidup Mama Lauren bisa dibilang sangat menyedihkan.
Di usianya yang masih hitungan bulan, wanita asal Belanda ini harus menerima kenyataan pahit. Sang ibu pergi meninggalkan dirinya untuk selama-lamanya. Mama Lauren tidak pernah mengenal sosok ibunya. Dia hanya tinggal bersama ayahnya yang berdarah Belgia.

Tak mau lama-lama hidup sendiri, ayah Mama Lauren menikahi adik ibunya. Dari pernikahannya dengan adik ibunya itu, ayah Mama Lauren dikaruniai satu adik. Mama Lauren juga memiliki tiga saudara tiri dari pernikahan sang ayah sebelumnya.

Kenyataan itu membuat Mama Lauren lebih dewasa dari usianya. Apalagi, saat dia menyadari nenek dan kakek yang selama ini tinggal bersamanya bukanlah nenek dan kakek kandungnya, sehingga membuat Mama Lauren terpukul.

Beruntung, wanita kelahiran 23 Januari 1932 ini masih memiliki nenek buyut yang bernama Antoinetta. Dari nenek buyutnya itulah Mama Lauren belajar banyak tentang kehidupan. Nenek buyutnya itu mengajarkan Mama Lauren agar menerima semua yang terjadi dalam hidupnya dengan lapang dada.

Mama Lauren mulai merasa memiliki indra keenam saat menginjak usia tujuh tahun. Ketika itu, wanita yang terkenal ceplas-ceplos dalam menyampaikan ramalannya ini sempat merasakan sesuatu yang aneh dengan dirinya.

Hal itu terjadi saat ia sedang berada di ruang kelasnya. Dia pun mengatakan kegelisahannya kepada guru yang mengajarnya. Disampaikan bahwa dia mendapat bisikan agar segera meninggalkan kelas. Tetapi, sang guru tak mempercayainya. Dia malah diomeli dan disuruh meninggalkan kelas. Saat itu di daratan Eropa tengah berkecamuk perang.

Mama Lauren mengaku saat itu sangat kecewa dan sedih karena tak dipercaya. Dia pun menceritakan apa yang terjadi kepada nenek buyutnya. Apa yang terjadi, tak lama setelah itu terdengar kabar sekolah Mama Lauren terkena bom dan banyak memakan korban jiwa.

Karena memiliki kemampuan diluar jangkauan manusia itu, Mama Lauren dianggap aneh oleh orang-orang di sekitarnya. Banyak orangtua yang melarang anak-anaknya berteman dengan wanita tersebut. Mama Lauren pun menjalani masa kecilnya dengan kesendirian.

Berbagai hal yang dialami dan juga pengalaman hidupnya membuat Mama Lauren tumbuh menjadi wanita yang dewasa, bukan secara fisik tetapi pemikirannya. Alhasil, dia tumbuh menjadi wanita yang keras dan mandiri.

Kisah sedih Mama Lauren tak sampai di situ saja. Saat usianya 13 tahun dia ditinggal untuk selamanya oleh sang nenek buyutnya. Kepergian nenek buyutnya itu menjadi kesedihan yang mendalam bagi Mama Lauren. Di usianya yang masih sangat muda, Mama Lauren harus menjalani kerasnya kehidupan sebatang kara.(Vivanews)

artikel terkait

Iklan
%d blogger menyukai ini: