Peta Kekuatan dan Profil Group E Peserta Piala Dunia 2010


(Vibizdaily-Sepak Bola), Pertarungan keras dijamin akan terjadi di setiap duel yang berlangsung di Grup E. Hadirnya Kamerun, Jepang, Denmark, dan Belanda menjadikan grup ini layak disebut sebagai grup neraka.

Hal ini bukannya tanpa alasan sebab tim-tim yang tergabung di grup ini tidak hanya mengandalkan nama besar sebuah negara. Tetapi juga para pemain bintang yang memiliki prestasi mengkilap baik di klub maupun di timnas masing-masing semakin menambah kental aroma persaingan di grup ini sangat ketat.

Masing-masing tim menyimpan segudang ambisi untuk saling mengalahkan demi mengamankan satu tiket untuk meluncur ke babak 16 besar. Masalahnya adalah akan bertambah sulit untuk menentukan siapa yang akan keluar sebagai juara dan runner up grup ini.

Berikut ini peta kekuatan yang terdapat di Grup E, Piala Dunia 2010 :

BELANDA

Belanda harus bekerja keras untuk menghapus citra tim dengan mental yang rapuh yang selalu muncul di turnamen-turnamen besar. Tim ini kerap menunjukkan penampilan trengginas di babak-babak awal namun melempem di partai krusial.

Zaman keemasan Belanda terjadi pada dekade 70-an. Pada waktu itu tim Oranje yang diperkuat Johan Cruijff tersebut mampu melangkah hingga final dalam kurun waktu 10 tahun, yakni pada 1974 dan 1978. Setelah itu prestasi terbaik Belanda di event empat tahunan itu hanya sampai babak semifinal pada Piala Dunia 1998 di Prancis.

Komposisi tim asuhan Bert van Marwijk ini sangat memenuhi syarat untuk menjadi tim juara dunia. Pemain bintang berkelas dunia seperti Robie van Persie, Arjen Robben, Wesley Sneijer, Rafael van der Vaart, Klaas Jan Huntelaar plus pengalaman dari Edwin van der Sar dan Ruud van Nistelrooy diharapkan dapat mengulang sukses generasi pendahulunya, sekaligus menghapus imej inkonsisten yang melekat selama ini.

Dengan formula pemain seperti di atas, Belanda tampil impresif pada babak kualfikasi Piala Dunia 2010. Mereka sukses menyapu bersih 8 pertandingan tanpa menuai kekalahan. Atas hasil ini, Belanda duduk di peringkat teratas Grup 9 zona Eropa dengan raihan 24 poin.

Saat ini, Belanda berangkat ke Afrika Selatan dengan suatu misi besar yang wajib mereka selesaikan. Misi besar itu tak lain adalah menjadi juara dunia.

Pelatih

Bert van Marwijk

Data Tim

Julukan: Oranje, Holland, The Flying Dutchmen, A Clokwork Orange

Konfederasi: UEFA

Stadion: Amsterdam Arena, Feynoord Stadion, Phillips Stadion

Kapten: Giovanni van Bronckhorst

Caps Terbanyak: Edwin van der Sar (130)

Top Skorer: Patrick Kluivert (40)

Penampilan di Piala Dunia: 8 kali (Pertama pada 1934)

Ranking FIFA: 3

Prestasi

– Juara Piala Dunia: –
– Juara Piala Eropa: 1976
– Juara Piala Konfederasi: –

Daftar lengkap 23 nama pemain Timnas Belanda yang akan berlaga di Piala Dunia 2010 :

Kiper: Sander Boschker (FC Twente), Maarten Stekelenburg (Ajax), Michel Vorm (FC Utrecht)

Belakang: Khalid Boulahrouz (Stuttgart), Edson Braafheid (Celtic), John Heitinga (Everton), Joris Mathijsen (Hamburg), Andre Ooijer (PSV Eindhoven), Giovanni van Bronckhorst (Feyenoord), Gregory van der Wiel (Ajax)

Tengah: Ibrahim Afellay (PSV Eindhoven), Nigel de Jong (Manchester City), Demy de Zeeuw (Ajax), Stijn Schaars (AZ Alkmaar), Wesley Sneijder (Inter Milan), Mark van Bommel (Bayern Munich), Rafael van der Vaart (Real Madrid)

Depan: Ryan Babel (Liverpool), Eljero Elia (Hamburg), Klaas Jan Huntelaar (AC Milan), Dirk Kuyt (Liverpool), Arjen Robben (Bayern Munich), Robin van Persie (Arsenal)

DENMARK

Tim Dinamit siap meledak lagi. Barang kali itu adalah suatu ungkapan yang cocok dalam menyambut kembalinya Denmark setelah absen di Piala Dunia 2006 dan Euro 2008.

Denmark ini pernah mencapai masa keemasan pada pertengahan ’90-an dengan menjuarai Euro 1992 dan Piala Konfederasi 1995.

Kekuatan yang dimiliki skuad asuhan Martin Olsen tersebut cukup mumpuni. Sebagian besar pemainnya berlaga di sejumlah liga top Eropa. Lini belakang akan dijaga oleh Daniel Agger yang kini membela Liverpool, lapangan tengah akan diisi oleh trio Daniel Jensen (Werder Bremen), Christian Poulsen (Juventus) dan Dennis Rommedahl (Ajax Amsterdam). Sementara Nicklas Bendter (Arsenal) akan diandalkan sebagai ujung tombak.

Jika di level Eropa Denmark pernah menjadi jawara, negara ini belum sekalipun pernah menyentuh semifinal di Piala Dunia. Prestasi terbaik Denmark di ajang ini baru perempat final Piala Dunia 1986 di Meksiko. Pada 1998, Denmark berhenti di babak 16 besar setelah dikalahkan Brasil yang kala itu menjadi runner up turnamen. Yang terakhir di 2002, Brian Laudrup dkk dihentikan Inggris di babak yang sama.

Denmark resmi merebut tiket Piala Dunia 2010 dengan memuncaki Grup 1 zona Eropa setelah mengalahkan Swedia. Denmark menjadi juara grup dengan total 21 poin dari total 6 kali kemenangan, 3 kali seri dan 1 kali kalah.

Bagi kapten John Dahl Tomasson cs, Afrika Selatan 2010 adalah ajang yang tepat untuk membuktikan seberapa kuat ‘ledakan’ tim Skandinavia ini. Hal ini sekaligus menjadi suntikan penyemangat tersendiri untuk menyamai prestasi tim dinamit di era ’90-an.

Pelatih

Morten Olsen

Data Tim

Julukan: ‘Tim Dinamit’

Konfederasi: UEFA

Stadion: Parken Stadium

Kapten: John Dahl Tomasson

Caps Terbanyak: Peter Schmeichel

Top Skorer: Poul “Tist” Nielsen (52 gol)

Penampilan di Piala Dunia: 3 kali (pertama pada 1986)

Ranking FIFA: 28

Prestasi

– Juara Tim Piala Dunia:
– Juara Eropa: 1992
– Juara Piala Konfederasi : 1995

Daftar lengkap 23 nama pemain Timnas Denmark yang akan berlaga di Piala Dunia 2010 :

Kiper: Thomas Sorensen (Stoke), Stefan Andersen (Brondby), Jesper Christiansen (FC Copenhagen)

Belakang: Daniel Agger (Liverpool), Simon Kjaer (Palermo), Per Kroldrup (Fiorentina), Lars Jacobsen (Blackburn), Simon Busk Poulsen (AZ Alkmaar), William Kvist Jorgensen (FC Copenhagen), Patrick Mtiliga (Malaga)

Tengah: Daniel Jensen (Werder Bremen), Christian Poulsen (Juventus), Christian Eriksen (Ajax), Jakob Poulsen (AGF), Martin Jorgensen (AGF), Mikkel Beckmann (Randers), Thomas Enevoldsen (FC Groningen), Thomas Kahlenberg (Wolfsburg), Dennis Rommedahl (Ajax), Jesper Gronkjaer (FC Copenhagen)

Depan: Jon Dahl Tomasson (Feyenoord), Nicklas Bendtner (Arsenal), Soeren Larsen (Duisburg).

KAMERUN

Kamerun mencatatkan penampilan kelima dalam enam kali penyelenggaraan Piala Dunia. ‘The Indomitable Lions’ ditopang dengan performa bagus mereka di ajang Piala Afrika 2008. Saat itu mereka kembali menang dari kekalahan di pertandingan pembuka. Mereka terus menang hingga dikalahkan Mesir di final.

Masih diisi dengan para bintang, sebut saja Pemain Terbaik Afrika tiga kali Samuel Eto’o dan pemain Afrika pertama yang mencapai 100 kali tampil di laga internasional Rigobert Song, Kamerun menjadi salah satu penantang di putaran final nanti.

Secara historis di sepakbola Benua Hitam, Kamerun layak berterima kasih kepada para pemain legenda, misalkan Roger Milla, Jacques Songo’o, Francois Omam-Biyik, Joseph-Antoine Bell dan Marc-Vivien Foe.

Siapa yang bisa melupakan Roger Milla yang bergoyang di bendera pojok lapangan pada Piala Dunia 1990 di Italia? Saat itu Milla mengejutkan sang juara bertahan Argentina di pertandingan pembuka di Milan. Mereka kemudian menjadi tim Afrika pertama yang bisa sampai perempat final. Meskipun kalah dari Inggris, Milla dan kawan-kawan memenangi hati jutaan pendukungnya.

Sejak itu, Kamerun selalu menjadi peserta tetap putaran final Piala Dunia. Mereka hanya absen di Piala Dunia 2006 karena tendangan penalti yang gagal dimaksimalkan di menit terakhir menjadi gol saat melawan Mesir. Namun, dengan menjuarai Piala Afrika dan medali emas Olimpiade Sydney (2000), Kamerun membuat sejarah dan reputasi tinggi.

Pelatih

Paul Le Guen

Data Tim

Julukan: Indomitable Lions

Konfederasi: CAF

Stadion: Stade Omnisports

Kapten: Samuel Eto’o

Caps Terbanyak: Rigobert Song (131)

Top Skorer: Samuel Eto’o (42)

Penampilan di Piala Dunia: enam kali (sejak 1982)

Ranking FIFA: 11

Prestasi

– Juara Tim Piala Dunia:
– Juara Piala Afrika (4): 1984, 1988, 2000, 2002
– Juara Piala KonfederasI : –

Daftar lengkap 23 nama pemain Timnas Kamerun yang akan berlaga di Piala Dunia 2010 :

Kiper: Guy Roland Ndy Assembe (Valenciennes), Carlos Kameni (Espanyol), Hamidou Souleymanou (Kayserispor)

Belakang: Benoit Assou-Ekotto (Tottenham), Sebastien Bassong (Tottenham), Gaetan Bong (Valenciennes), Aurelien Chedjou (Lille), Geremi (Ankaragucu), Stephane Mbia (Marseille), Nicolas Nkoulou (Monaco), Rigobert Song (Trabzonspor)

Tengah: Achille Emana (Real Betis), Eyong Enoh (Ajax), Jean Makoun (Lyon), Georges Mandjeck (Kaiserslautern), Joel Matip (Schalke), Landry NGuemo (Celtic), Alex Song (Arsenal)

Depan: Vincent Aboubakar (Coton Sport), Eric Choupo-Moting (Nurnberg), Samuel Eto’o (Inter Milan), Mohamadou Idrissou (Freiburg), Achille Webo (Real Mallorca).

JEPANG

Sejak menjuarai Piala Asia 1992, Jepang semakin kuat. Setidaknya, negara Asia Timur ini dua kali meraih gelar juara benua dan bermain di tiga kali Piala Dunia.

Jepang juga menjadi tempat lahirnya pemain berbakat yang melalangbuana di luar negeri. Sebut saja Hidetoshi Nakata yang dua kali digelari Pemain Terbaik Asia. Ia sosok gelandang terbaik milik Jepang yang pernah memperkuat Perugia, Roma dan Bolton.

Sebagai negara yang sudah lama melahirkan klub-klub terbaik di Asia, Jepang saat ini sedang berusaha membuat pengaruh nyata di kancah internasional. Walaupun begitu, penampilan mereka di Jerman 2006 yang tidak memuaskan dan terperangkap di penyisihan grup, membuktikan mereka masih harus bekerja keras jika ingin menjadi yang terbaik di arena global.

Fakta bahwa tim yang dilatih Zico itu menuai hasil imbang kacamata dengan Kroasia dan menelan dua kali kekalahan dari Australia dan Brasil, membuat kekuatan sepakbola mereka dipertanyakan. Zico lantas dipecat setelah Nakata cs. tiba di Jerman.

Mantan pelatih Yugoslavia di tahun 1986-1992 Ivica Osim langsung menangani tim Matahari Terbit dengan tugas meremajakan tim. Misinya ia mulai dengan dipensiunkannya Nakata. Meskipun diliputi banyak kesulitan, pelatih yang sukses di klub J-League JEF United Chiba itu bukan hanya kaya pengalaman di dunia internasional, tapi juga paham akan sepakbola Jepang.

Pelatih asal Bosnia ini menyuntikkan darah segar ke dalam tim nasional. Lelaki 58 tahun itu memasukkan trio Urawa Reds, yakni Marcus Tulio Tanaka, Keita Suzuki dan Yuki Abe. Pelatih yang delapan tahun mengasuh Sturm Graz itu tetap menjaga gelandang berpengalaman Shunsuke Nakamura, bek tengah Yuji Nakazawa, striker haus gol Naohiro Takahara dan kiper Yoshikatsu Kawaguchi.

Dengan gabungan pemain pengalaman dan muda demi tercapainya keseimbangan yang sempurna, bukanlah sebuah kejutan apabila tim asuhan Osim ini bermain cukup baik di Piala Asia 2007 sampai sang juara bertahan ini ditaklukkan Arab Saudi 3-2 di semifinal.

Gelaran Piala Asia ketika itu memperlihatkan penampilan baru Jepang untuk melanjutkan dominasi di tingkat benua dengan permainan mereka yang cair. Jepang mampu memanfaatkan lini tengah mereka yang dikenal sangat kreatif untuk selalu lebih memberi banyak kesempatan membuka peluang gol dibanding lawan-lawan mereka. Hanya saja, mereka lemah dalam penyelesaian akhir. Tercatat, mereka membuang tiga kesempatan mencetak gol ketika melawan Arab Saudi.

Saat berhasil membuat Jepang menjadi tim kuat, Osim menderita stroke serius di rumahnya di Chiba saat menyaksikan pertandingan Liga Inggris pada 16 November 2007. JFA (PSSI-nya Jepang) memutuskan kembali mengangkat Takeshi Okada sebagai pelatih. Okada pernah mengasuh Jepang di putaran final Piala Dunia 1998.

Mantan pelatih Yokohama Marinos ini sukses membawa Jepang di puncak klasemen grup babak ketiga yang diikuti Bahrain, Oman dan Thailand. Pada kualifikasi putaran grup babak terakhir, Jepang bergabung dengan Australia, Bahrain, Uzbekistan and Qatar. Jepang dipastikan tampil di Afrika Selatan setelah berada di posisi kedua di klasemen akhir terpaut lima angka di bawah Australia.

Dengan penampilan empat kali berturut-turut di turnamen global, Okada yakin Jepang bisa masuk semifinal Piala Dunia 2010. Okada yakin Jepang akan mampu memasukkan banyak gol ke gawang lawan dengan memaksimalkan banyak peluang di depan gawang lawan.

Pelatih

Takeshi Okada

Data Tim

Julukan: ‘Samurai Biru’

Konfederasi: AFC

Stadion:

Kapten: Yuji Nakazawa

Caps Terbanyak: Masami Ihara (123)

Top Skorer: Kunishige Kamamoto (75)

P
enampilan di Piala Dunia: 1998, 2002, 2006, 2010

Ranking FIFA: 43

Prestasi

– Juara Piala Dunia:
– Juara Piala Asia (3): 1992, 2000, 2004
– Juara Piala KonfederasI : –

Daftar lengkap 23 nama pemain Timnas Jepang yang akan berlaga di Piala Dunia 2010 :

Kiper: Seigo Narazaki (Nagoya Grampus), Eiji Kawashima (Kawasaki Frontale), Yoshikatsu Kawaguchi (Jubilo Iwata)

Belakang: Yuji Nakazawa (Yokohama Marinos), Marcus Tulio Tanaka (Nagoya Grampus), Yuichi Komano (Jubilo Iwata), Daiki Iwamasa (Kashima Antlers), Yasuyuki Konno (FC Tokyo), Yuto Nagatomo (FC Tokyo), Atsuto Uchida (Kashima Antlers)

Tengah: Shunsuke Nakamura (Yokohama Marinos), Yasuhito Endo (Gamba Osaka), Kengo Nakamura (Kawasaki Frontale), Junichi Inamoto (Kawasaki Frontale), Yuki Abe (Urawa Red Diamonds), Makoto Hasebe (Wolfsburg), Keisuke Honda (CSKA Moscow), Daisuke Matsui (Grenoble)

depan: Shinji Okazaki (Shimizu S-Pulse), Keiji Tamada (Nagoya Grampus), Yasuhito Okubo (Vissel Kobe), Kisho Yano (Albirex Niigata), Takayuki Morimoto (Catania).

Jadwal Pertandingan Piala Dunia 2010 di Grup E :

14 Juni 2010, 18.30 WIB – Belanda vs Denmark

14 Juni 2010, 21.00 WIB – Jepang vs Kamerun

19 Juni 2010, 18.30 WIB – Belanda vs Jepang

20 Juni 2010, 01.30 WIB – Kamerun vs Denmark

25 Juni 2010, 01.30 WIB – Denmark vs Jepang

25 Juni 2010, 01.30 WIB – Kamerun vs Belanda

[vibizdaily.com]

%d blogger menyukai ini: